Omahku – Magetan
PROFIL UMUM
Kabu
paten Magetan, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Magetan. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Ngawi di utara, Kota Madiun dan Kabupaten Madiun di timur, Kabupaten Ponorogo, serta Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Wonogiri (keduanya termasuk provinsi Jawa Tengah).
Magetan lahir pada tanggal 12 Oktober 1675 yang ditandai dengan dilantiknya Raden Tumenggung Yosonegoro (R.T. Yosonegoro) adalah Bupati Magetan pertama
Motto Kabupaten Magetan adalah MEMAYU HAYUNING BAWANA SUKA AMBANGUN, motto ini mengguntikan moto lama yaitu MITRA (Magetan Indah Tertib Rapi dan Aman).
Saat ini Magetan dipimpin oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang akan menjabat sampai 2013 yaitu Bpk. Drs. H. Soemantri, MM sebagai Bupati Magetan dan H Syamsi sebagai wakil Bupati.
Luas Kabupaten Magetan adalah 688,85 km²,yang terdiri dari 18 wilayah kecamatan, 208 desa, 27 kelurahan, 822 Dusun/Lingkungan, dan 4575 Rukun Tetangga.
Suhu udara berkisar antara 16 – 20 C di dataran tinggi dan antara 22 – 26 C di dataran rendah. Curah hujan rata-rata mencapai 2500 – 3000 mm di dataran tinggi dan di dataran rendah antara 1300 – 1600 mm.
OBYEK WISATA
Gunung Lawu (3.265 m) terdapat di bagian barat Kabupaten Magetan, yakni perbatasan dengan Jawa Tengah. Di daerah pegunungan ini terdapat Telaga Sarangan(1000 m dpl), salah satu tempat wisata andalan kabupaten ini, yang berada di jalur wisata Magetan-Sarangan-Tawangmangu-Karanganyar. Di lereng gunung ini pula terdapat telaga lainnya yang tak kalah eksotis terutama jika dilihat dari ata yaitu telaga wurung atau telaga wahyu.
Obyek wisata lain di lereng lawu yang melengkapi keindahan telaga adalah Air Terjun Tirtosari di sekitar telaga dan juga beberapa air terjun di desa Ngancar, Plaosan yaitu Air Terjun Jarakan, Pundak Kiwo, dan Watu Ondo serta perkemahan mojosemi.
Dan puncak dari keindahan itu sendiri adalah Puncak Lawu yang menawarkan keindahan yang mempesona dan menggetarkan jiwa. Puncak Lawu yang indah sekaligus mistis menyimpan misteri akan alam.
Obyek wisata yang lain yang berada di kota adalah Candi Reog, Candi Simbatan, Taman Ria Manunggal, Taman Ria Kosala Tirta.
INDUSTRI DAN KERAJINAN
Beberapa industri yang berkembang di Kabupaten Magetan adalah Kerajina Kulit, Kerajinan Bambu, dan Kerajinan Gamelan.
TOKOH NASIONAL DARI MAGETAN
Dahlan Iskan, CEO Jawa Pos yang sekarang menjabat sebagai Dirut PLN, berasal dari Kabupaten Magetan. Mantan Kepala LIPI, Prof. Dr. Samaun Samadikun, mantan ketua MPR Charis Suhud dan Dokter Sardjito Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, juga merupakan putra daerah ini.
BUPATI MAGETAN DARI MASA KE MASA
- Raden Tumenggung Yosonegoro(1675 – 1703)
- Raden Ronggo Galih Tirtokusumo (1703 – 1709)
- Raden Mangunrono(1709 – 1730)
- Raden Tumenggung Citrodiwirjo (1730 – 1743)
- Raden Arja Sumaningrat(1743 – 1755)
- Kanjeng Kyai Adipati Poerwadiningrat (1755 – 1790)
- Raden Tumenggung Sosrodipuro(1790 – 1825)
- Raden Tumenggung Sosrowinoto (1825 – 1837)
- Raden Mas Arja Kartonagoro(1837 – 1852)
- Raden Mas Arja Hadipati Surohadiningrat III (1852 – 1887)
- Raden M.T. Adiwinoto(1887 – 1912), R.M.T. Kertonegoro (1889)
- Raden M.T. Surohadinegoro (1912 – 1938), R.A. Arjohadiwinoto (1919)
- Raden Mas Tumenggung Soerjo(1938 – 1943)
- Raden Mas Arja Tjokrodiprojo (1943 – 1945)
- Dokter Sajidiman(1945 – 1946)
- Sudibjo (1946 – 1949)
- Raden Kodrat Samadikoen(1949 – 1950)
- Mas Soehardjo (1950)
- Mas Siraturahmi(1950 – 1952)
- M. Machmud Notonindito (1952 – 1960)
- Soebandi Sastrosoetomo (1960 – 1965)
- Raden Mochamad Dirjowinoto(1965 – 1968)
- Boediman (1968 – 1973)
- Djajadi(1973 – 1978)
- Drs. Bambang Koesbandono (1978 – 1983)
- Drg. H.M. Sihabudin (1983 – 1988)
- Drs. Soedharmono (1988 – 1998)
- Soenarto
- Saleh Mulyono
- Sumantri
Magetan – The Best City in My Heart
Thanks to Wikipedia….
magetan, sarangan, lawu



22 February 2010 at 17:54
Lha..Bupati Mbah Mboel kapan dilantik?
7 October 2010 at 20:58
Jadi pengen dolan ke magetan kang…nginep dirumah sampeyan yo nanti…oleh tho ?
9 October 2010 at 10:33
monggo kang…dgn senang hati
19 October 2010 at 09:28
kapan giliranku dadi bupati
12 December 2010 at 19:29
Magetan, saya pernah tinggal dikota ini sekitar lima tahun, di KPR selosari, disamping rumah pak camat (1996).
Apakah atap rumah masih di cat dengan PKK ?
Sebuah tempat yang sangat berkesan bagi saya, mungkin suatu saat nanti saya akan datang lagi dan akan menginap di hotel tenteram (kalau masih ada).
waktu itu saya kenal baik dengan pemilik toko sarangan, toko nina, jostenan, dll.
salam hangat untuk rekan yang bertugas sekitar 1992-1997 di kantor kabupaten, Bapeda, dan rekan di PU (pak ir. samuri)
13 December 2010 at 13:17
salam hangat pak dari bumi magetan….magetan semakin ayem dan tentram pak…atap dicat PKK wah kelihatannya udah sulit ditemui pak…Kalo pengen kedamaian…monggo silahkan datang lagi ke magetan…SELAMAT DATANG DI KOTA ADIPURA KENCANA…wahahaha